Perbedaan Radang Tenggorokan Dan Amandel

Perbedaan Radang Tenggorokan Dan Amandel ~ Bila tenggorokan anda terasa serak atau mengalami perubahan suara, tak selamanya merupakan infeksi atau radang tenggorokan. Begitu juga bila tenggorkan anda membengkak, sakit dan susah menelan, belum tentu itu merupakan penyakit amandel.

Untuk mencegah dan mengatasi keduanya, anda perlu mengetahui berbagai perbedaan radang tenggorokan dan amandel yang dapat dilihat dan di rasakan secara fisik tanpa perlu diagnosis kepada dokter. Dalam artikel ini, kami bermaksud untuk memberikan informasi mengenai perbedaan-perbedaan tersebut.

Perbedaan Radang Tenggorokan Dan Amandel

Perbedaan Radang Tenggorokan Dan Amandel

Sakit amandel merupakan radang atau infeksi yang terjadi pada tonsil, tepatnya organ yang berada di bagian atas tenggorokan, biasanya amandel dapat membengkak dan terus membesar bila tidak diobati dengan cara yang benar.

Sedangkan radang tenggorokan merupakan inflamasi yang terjadi pada bagian dalam tenggorokan, selain menyebabkan rasa nyeri biasanya radang tenggorokan juga membuat suara menjadi serak, susah menelan saat makan dan bercampur rasa panas pada bagian tenggorokan.

Radang tenggorokan dan amandel, sama-sama disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Beberapa jenis virus dan bakteri penyebab sakit amandel diantaranya adalah : Parainfluenza, Influenza, Rhinovirus, Rubeola, Enterovirus, Epstein–Barr. Sedangkan bakteri atau virus penyebab radang tenggorokan bernama Streptococcus pyogenes.

Perbedaan radang tenggorokan dan amandel dapat dilihat dari ciri ciri atau gejala yang terjadi. Berikut adalah beberapa gejala yang terjadi pada panderita sakit amandel dan radang tenggorokan.

Gejala Sakit Amandel :

  • Timbul rasa nyeri pada tenggorokan, biasanya berbarengan dengan nyeri telinga kanan atau kiri.
  • Mengalami ksusahan atau merasa nyeri ketika menelan beberapa jenis makanan bertekstur kasar.
  • Sakit kepala, biasanya penderita amandel lebih sering mengalami sakit kelapa sebelah kiri dibanding kanan.
  • Nyeri otot seluruh tubuh, hal ini terjadi akibat kelelahan karena menahan rasa sakit dan akibat demam tinggi.
  • Terjadinya pembengkakan pada bagian leher di bawah dagu atau pada pipi yang bagian dalamnya terserang amandel.
  • Demam tinggi, menggigil, dan terdapat bercak-bercak berwarna putih pada tonsil yang mengalami pembengkakan.
  • Pembengakan kelenjar getah bening di leher, bila amandel disebabkan bakteri biasanya tidak disertai batuk dan bila disebabkan virus biasanya menyebabkan gejala batuk.

Gejala Radang Tenggorokan :

  • Rasa sakit tenggorokan yang tidak disertai nyeri telinga kanan atau kiri,
  • Tenggorokan terasa geli atau gatal, biasanya lebih parah saat kehausan.
  • Susah menelan makanan akibat rasa nyeri atau tidak masuk dalam tenggorokan.
  • Hives, bau mulut yang tidak enak, demam dan tremor atau menggigil akibat demam.
  • Biasanya disertai dengan sakit kepala, sakit perut, mual-mual dan muntah.
  • Nafsu makan menurun, muncul ruam berwarna merah pada langit-langit mulut.
  • Kulit tangan dan kaki mengelupas.

Itulah perbedaan radang tenggorokan dan amandel yang secara umum dapat di ketahui tanpa perlu mengadakan diagnosis medis. Namun untuk lebih mematikan, sebaiknya anda segera melakukan konsultasi dengan dokter setempat agar anda tidak risi dan tidak ragu untuk melakukan pengobatan.

Catat situs kami www.spesialisobatamandel.web.id, agar setelah anda melakukan konsultasi disana bisa kembali lagi untuk memberi produk obat amandel herbal di toko online kami. Semoga lekas sembuh.

Perbedaan Radang Tenggorokan Dan Amandel

Post By : Spesialis Obat Amandel

Baca Juga :

Harga Gamat Emas Kapsul

G-Sea Jelly Gamat Emas Walatra

Melenyapkan Amandel Tanpa Operasi

Cara Mengecilkan Amandel Yang Sudah Besar

Nama Obat Amandel Di Apotik

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *